5677697e362b96289_0

Articles,From Us

BERKEBUN BATU : WOT BATU STONEBRIDGE

24 Dec , 2015  

Bagi kamu yang memiliki hobi jalan-jalan ke tempat-tempat unik di bandung dan menikmati kulinernya atau sekedar melepas penat di sela-sela aktivitas yang padat sekarang dapat bersenang hati karena sekarang telah diresmikan galeri “Wot Batu” oleh menteri pendidikan, Anies Baswedan pada 4 September 2015.

Wot Batu terletak di jalan bukit pakar timur yang berdekatan dengan Selasar Sunaryo yang lebih dahulu kita kenal dengan pemilik yang sama yaitu seniman Sunaryo.
Wot Batu sendiri memiliki arti jembatan batu yang berasal dari bahasa sunda. Sebenarnya ide galeri ini sudah ada sejak lama dan akhirnya dapat direalisasikan oleh seniman Sunaryo. Sesuatu yang unik adalah seniman Sunaryo menggunakan material batu sebagai media utama pamerannya. Membutuhkan proses panjang dalam pengerjaan galeri ini karena pak Naryo tidak hanya berdiskusi dengan seniman lain, tetapi juga dengan geolog dan ahli sejarah bebatuan. Dengan melibatkan berbagai disiplin akan membuat suatu galeri yang memberikan pemahaman yang kaya menurutnya.

5677697e362b96289_0
Ketika masuk kedalam Wot Batu, kita akan melewati semacam lorong sempit yang diatasnya terdapat batu yang dibuat seakan-akan tidak bertumpu, seolah-olah kita akan merasa terancam atau takut, dengan harapan orang yang melewatinya akan merasa lebih peka terhadap apa yang ada disekitar mereka dan apa yang mereka lihat. Jadi saat keluar lorong sempit tersebut mereka keluar dengan keadaan peka terhadap karya-karya yang dipamerkan.

1450874944748

Didalam kita dihadapkan dengan karya-karya Wot Batu yang dibuat bertahap dari masuk hingga keluar. Secara luas Wot Batu ini adalah tentang kehidupan secara luas, baik itu manusia dengan manusia dan manusia dengan takdirnya. Disana terdapat batu kelahiran yang dipersembahkan untuk Ibu Pak Sunaryo, kemudian batu berbentuk perahu, dan batu berbentuk gerbang (komposisi 2 batu vertical dan 1 batu horizontal yang diletakkan diatasnya) yang menuju ke kolam tak terbatas yang dimaksudkan untuk memberi pengertian nantinya manusia akan melewati jembatan antara kehidupan yang sekarang dan kehidupan abadi yang sesungguhnya.
Pada Wot Batu ini juga terdapat sebuah batu dengan ukiran berbentuk gunung berapi pada tahun 2015 ini, dengan harapan jika saat ini hingga ratusan tahun yang akan datang terjadi suatu fenomena alam hingga menyebabkan galeri ini tertimbun. Pada suatu saat ketika ditemukan, penemu dapat tahu galeri Wot Batu ini dibuat pada tahun berapa dan bagaimana keadaan gunung-gunung pada saat itu.
Dalam Wot Batu ini juga terdapat 2 buah ruang, ruang yang pertama merupakan ruang yang berisi replika api abadi yang masih menyala sejak dibukanya Wot Batu. Kemudian ruang kedua berada disebelah ruang pertama dan berada dibawah tanah, pencapaiannya adalah dengan melewati tangga-tangga yang dilindungi dengan kaca-kaca dan saat masuk pintu menggunakan elemen kain. Ruang ini menampung kuranglebih 10-15 orang didalamnya. Disini terdapat batu yang diproyeksikan dengan video yang menampilkan tentang revolusi bumi dari sebelum ada kehidupan. Video ini merupakan semacam stopmotion hasil dari ribuan lukisan yang dibuat oleh seniman Sunaryo.


11417406_941920515829207_664552986_n

img_0152-320x320

Dari keseluruhan, Wot Batu ini menurut penulis adalah sebuah galeri dengan interpretasi yang luas dari pembahasan setiap karyanya, dan juga membuat pengunjung tidak hanya kagum pada karya-karyanya tetapi juga membuat manusia yang berkunjung menjadi berpikir dan merefleksikan diri dari kehidupannya yang menjadi penting dan bermanfaat.

Text| AG

,


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *