illustrasi Asdos

Faktars,For Fun,From Us

10 Tips Menghadapi Asisten Dosen

5 Nov , 2016  

“hm…bentuknya, unik ya. Coba bikin yang sedikit lebih tidak…unik.”, “Ini yang kamu sebut denah?!”, “Kamu mending ganti desain deh” adalah segelintir dari kalimat kalimat ajaib yang bisa keluar dari mulut asisten dosen saat kamu menghadap untuk mengasistensikan desain mu atau hanya sekedar bertanya seputar penugasan.

Tentu yang dikatakan oleh asisten dosen bukan tanpa dasar dan hanya sekedar omong kosong, semuanya tergantung apa yang kita tunjukan dan bagaimana kita membawa diri saat menghadap sang asdos dan ada sedikit faktor keberuntungan. Tidak mau mendengar kalimat tadi saat menghadap asdos mu? Coba ikuti tips tips berikut!

 

  1. Persiapkan mental

Asdos juga manusia, dan layaknya manusia pada umumnya, kita tidak tau apa yang dipikirkan oleh sang asdos. Oleh karena itu, kita harus menyiapkan diri kita terhadap berbagai macam respon yang mungkin kita terima dari asdos. Salah satu kunci untuk lancar asistensi adalah mempunyai mental yang kuat.

 

  1. Siapkan materi dengan baik

Sebelum asistensi dan meminta pendapat serta saran dosen, tentu kita harus menyiapkan draft sampai lengkap dilengkapi dengan gambar yang bagus dan rapih. Terkadang Asisten Dosen akan malas untuk menilai dan memberi masukan apabila draft yang kita tunjukan tidak rapih dan tidak lengkap. Kalau lihat draftnya saja sudah malas, bagaimana dosen mau melihat desain kita?

 

  1. Pakailah pakaian yang rapih dan pantas

Ketika kamu menghadap dosen tentu harus mengenakan baju yang sopan dan rapih. Mood dosen akan dipengaruhi oleh bagaimana kamu mempresentasikan diri didepan dosen juga. First impression berperan penting dalam kealngsungan jalan asistensimu bersama dosen.

 

  1. Gunakan kata yang sopan dan bersahabat

Gaya bahasa seperti “Bu! Ini nih desain gue! Bagus banget ya bu! Gila. Udah, langsung kasih A aja deh bu yaaa” bukanlah pilihan yang tepat untuk digunakan ketika berbicara kepada dosen. Ingat, dosen adalah senior kita, selain umur mereka yang jauh lebih tua, mereka juga memiliki pengalaman dan pengetahuan yang lebih banyak dari kita. Gunakan lah bahasa yang sopan ketika berbicara kepada dosen.

 

  1. Terima masukan dengan lapang dada, meskipun itu jauh dari ide desain mu

Terkadang dosen memberikan masukan yang apabila diikuti akan merubah esensi desain kita. Apabila ini terjadi, kita dihadapkan oleh suatu dilema. dimana apabila kita mengikuti saran dosen, desain kita akan berubah 100% dan tidak sesuai keinginan kita, tapi apabila tidak diikuti kamu takut ini akan mengurangi nilai tugas mu saat penilaian nanti setelah pemasukan. Dalam hal ini, kamu harus sadar bahwa masukan yang diberikan oleh dosen bukanlah hal tidak berdasar. Ada baiknya untuk mengikuti saran dosen, namun kamu juga bisa mencari jalan tengah dimana masuka dosen terpenuhi dan desain mu pun tetap terencana seperti yang kamu inginkan. think outside the box

 

  1. Be punctual

Kehadiran kamu di studio sangat mempengaruhi image kamu di mata dosen. Ketika kamu terbiasa datang telat, sering tipsen, atau malah skip studio, kamu tidak akan disukai oleh dosen dan hal ini bisa saja mempengaruhi lancarnya asistensi mu dengan dosen tsb. Apalagi kalau dosen kamu memberi kesempatan untuk asistensi diluar jam studio. jadwal kegiatan seorang dosen itu sangat padat, mahasiswa yang suka telat bukanlah hal yang ingin dilihat oleh dosen mu.

 

  1. Perhatikan apa yang kamu tanyakan kepada dosen

Jangan tanyakan hal seperti “pak, desain saya kalau gini bagus gak..” “saya bingung bu, saya sudah ada 2 konsep  nih bu, kira kira lebih bagus yang mana ya bu?” “saya pake atap apa ya pak untuk desain rumah ini?” pertanyaan seperti itu kadang tidak akan direspon oleh dosen. Sesuatu yang bagus itu sangat subjektif, apa yang menurut dosen A bagus, belum tentu bagus menurut dosen B. Segala keputusan didalam desain kamu adalah tanggung jawab kamu sendiri, dosen hanya bertugas untuk memberi masukan dan menunjukan kesalahan kesalahan yang kamu buat. Kalau kamu tiba tiba mendapat nilai D, kamu tidak bisa protes “loh pak, tapi kata bapak saya pake desain yang itu pak! Gimana sih!” kepada dosen karena dia tidak bertanggung jawab atas pilihan yang kamu buat.

 

  1. Perhatikan durasi

Ketika kamu asistensi pasti banyak hal yang ingin kamu tanyakan kepada dosen, banyak masalah yang ingin kamu selesaikan dan cari solusi terbaiknya. Kalau kamu terlalu fokus dengan tugas mu sendiri, kamu akan lupa waktu dan asistensi mu akan berjalan cukup lama. Jangan lupa kalau teman teman mu juga membutuhkan asistensi untuk desain mereka masing masing. Dosen ada untuk kelangsungan desain kita semua, sharing is caring.

 

  1. Ucapakan terima kasih

Ketika asistensi kamu sudah selesai ucapkan lah terima kasih kepada sang dosen, meskipun asistensinya tidak berlangsung sesuai rencanamu. Apapun yang terjadi saat asistensi, dosen sudah meluangkan waktunya untuk menelaah dan memberi masukan terhadap desain kita.

 

  1. Tidak ada salahnya bersikap ramah diluar studio

Apabila kamu berpapasan dengan dosen kamu diluar studio, sapa lah dosen kamu. Kalau dia sedang membawa barang berat, tawarkan bantuan untuk meringankan beban dosen. Hal hal kecil ini bisa saja merubah pendapat dosen kamu tentang diri kamu yang asalnya jelek menjadi sedikit tidak jelek. Namun jangan berlebihan ramah, atau kamu akan dipandang sebagai penjilat oleh teman teman kamu.

 

PANDU ADIKARA, DAISYAR MUTIARA

, , , ,


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *